Showing posts with label $Topic = "Work". Show all posts
Showing posts with label $Topic = "Work". Show all posts

Monday, February 16, 2009

Thank You Dedicated for Them

My current project-place consists of smart, great, hardworking employees. Just can't stop stating good about them, since I found them extraordinary. Every single PIC is knowledgeable and communicative in their own working field, so they're great stakeholders to encounter. Really learned much from them.

Great group of people creating a great working atmosphere. I'm astounded in my first day here, to find how magnificent their employee facilities. Each employee are thinking what's best for others, and that's make them creative. That's what I've learned in the 20th floor.

They've gotten large pantry, or I could say it looks like a food court. Every employee is given a free lunch (and dinner also) voucher, to buy from each counter. They also prepare a weekly event consist of employees' band and show. Sometimes free drink or food are also given from sponsorship.

Really an employee-oriented national company. I bet no one would ever want to move out unless compensated more, twice or thrice. After all, it's about working comfortability and self-esteem.

Thank you for all experience I get here.

3 comments:




Friday, November 30, 2007

Sakit Hati

Dua hari lalu, seorang teman share his / her mind via YM...


[14:38] **********: Kamu pernah sakit hati gak?
[14:38] ***bill**: Hmm.. sering.
[14:40] **********: Kenapa y rasa sakitnya kok di dada? Organ apa y?
[14:40] ***bill**: Hmm.. menyumbat darah dari jantung
[14:43] **********: Gimana y biar ga sakit hati? Memangnya ada y orang yang terlalu biasa sakit hati sampai2 jadi mati rasa?
[14:43] ***bill**: Nope
[14:46] **********: Lalu..gimana caranya biar gak sakit hati? Apakah dengan tidak membuka hati?
[14:46] ***bill**: No, you can't close ur heart.
[14:47] **********: Lalu?
[14:48] ***bill**: Biarkan saja hati lu sakit.
[14:49] **********: Tapi kan jadi mengganggu aktivitas yang lain? Well, kalau aku sih kayak gitu...
[14:49] ***bill**: Kalau kata seseorang yang gw sayang, "nikmati saja rasa sakit itu karena rasa sakit itu tidak selalu terjadi setiap hari" :)
[14:57] ***bill**: Hmm.. bagaimana kalau lu merenung
[14:59] **********: Merenung? Setiap waktu, bill, aku melakukannya. Yang paling tidak bisa kulakukan itu adalah mengontrol diri untuk tidak melakukan kesalahan yang sama...
[14:59] ***bill*: Hahaha.. looks like i've done the same mistakes in these few days


Berbahagialah orang yang pernah merasakan sakit hati karena tidak semua orang pernah merasakan hal yang serupa. Whenever you're falling in love with someone, being hurt is inevitable. You will monitor his / her every single action, and eventually you'll find out his / her mistakes upon you. Tapi pertanyaannya: apakah semua orang pernah jatuh cinta? Kalau kamu pernah jatuh cinta, apakah itu terjadi setiap hari?

Kontrol diri untuk tidak melakukan kesalahan yang sama. Hmm.. sesuai dengan yang baru saja saya alami. Saya sendiri sering kali tanpa sadar melakukan kesalahan serupa, dan telah menyebabkan seseorang terluka. But I continue learning.


I'm not a perfect person
There's many things I wish I didn't do
But I continue learning
I never meant to do those things to you
http://liriklagucinta.blogspot.com/2007/11/hoobastank-reason.html


Well anyway, rasa sakit hati pasti dirasakan semua orang. Sakit hati tidak selalu dalam konteks cinta, tapi juga bisa dalam konteks pekerjaan atau kuliah. Beberapa hari yang lalu, juga ada seorang teman yang share tentang hubungannya dengan atasan dalam pekerjaan yang menimbulkan sakit hati.

Hati-hati! Ketika kita sakit hati, kita mudah tergoda untuk menyalahkan seseorang. Lalu siapa yang salah? Ternyata sering kali sumbernya tidak berasal dari luar. Tanyakan pada diri sendiri. Nilailah diri sendiri. Renungkan. Find the real solution for yourself.

"I'm not blaming you. It's just there is something missing" - quoting my fabulous lecturer



4 comments:




Wednesday, November 28, 2007

Mulai Membuat Surat

Tahukah anda memulai menulis sebuah naskah, laporan, dan surat bukan merupakan pekerjaan yang mudah, terutama jika memulai dari selembar kertas kosong. Merupakan suatu persoalan tipikal yang sering terjadi baik di sekolah, kuliah, maupun dalam pekerjaan. Oleh karena itu, biasanya organisasi sudah menyiapkan sebuah kerangka surat (template) atau contoh (example) yang bisa dipakai ulang (reuse).

Salah satunya di sekretariat fakultas saya sudah tersedia berbagai contoh surat resmi yang dapat kami pakai ketika kami membawa nama fakultas. Contoh surat resmi tersebut sudah mempunyai header dan footer yang menyimbolkan fakultas. Dua di antaranya adalah: surat ijin survey dan surat permohonan kerja praktek (magang).

Masalahnya tidak semua surat bisa dibuat dengan sekedar menyontoh template yang sudah ada. Dalam perusahaan, ketika harus membuat surat yang tidak tipikal, biasanya sekretaris diminta membuat surat tersebut, kemudian atasan memeriksa kebenaran surat tersebut.

Masalahnya yang sama sering kali dialami mahasiswa yang secara tidak langsung mendapat tugas membuat surat yang tidak tipikal. Mahasiswa dibiasakan untuk membuat berbagai laporan dan surat tanpa template. Tujuannya baik: melatih mahasiswa membuat dokumentasi dan laporan.

Saya adalah salah satu "korban" yang mengerjakan surat di bawah selama 30 menit.



Contoh Surat Persetujuan Pengguna


Bersamaan dengan surat ini, kami dari ........ dalam rangka ........ meminta persetujuan ........ selaku ........ sebagai pengguna dari software ........ bahwa software yang dikembangkan sudah sesuai dengan keperluan pengguna. Persetujuan dilakukan pada:

Hari / Tanggal :
Waktu :
Tempat :

Terima kasih atas ........ yang diberikan kepada ........



Mengetahui,



Well, it's really wasting my precious time. Untunglah dipercepat dengan bantuan seorang teman wanita. Hmm... I'm wondering, kenapa ya wanita selalu lebih mudah dalam membuat surat dan dokumentasi? Lebih pintar dalam memilih kata-kata yang tepat?

"Wah, lu jangan main gender Bill", teriak salah satu teman saya.

No comments:




Wednesday, November 21, 2007

Anda Harus Tahu Kapan Harus Bersikap Tegas

"BRAK!!", suara meja digebrak oleh seseorang, saya kaget dan keep silent.

Kemarin pagi saya berada di kantor salah satu klien. Kala itu, saya sedang setup new computer into network. Kebetulan letak komputer cukup dekat dari ruang meeting kantor. Ketika saya menghadap berlawanan arah ruang meeting tiba-tiba suara nyaring di atas terdengar dari belakang saya beserta kemarahan bertubi-tubi. Tak lama kemudian, saya pun menyadari apa yang sesungguhnya terjadi.

Lama kemudian, klien saya meninggalkan ruangan meeting dan saya sempat menyapanya. Tampaknya ia terburu-buru. Selepas kepergiannya, suasana shock masih terasa di gedung itu. Sempat dilema juga sebagai pihak ketiga karena harus maintain hubungan baik terhadap klien dan juga terhadap staf-nya.

Ya, saya setuju dengan apa yang dilakukan klien saya. Bawahan kadang kala memang perlu disikapi dengan tegas, terutama jika anda sudah punya cukup alasan untuk bertindak.


Beberapa pelajaran yang dapat dipetik, marahlah dengan:

Alasan tepat. Bawahan anda memiliki rasionalitas dan perasaan. Jika kemarahan anda tidak mampu menyerang rasionalitasnya, maka ia berasumsi anda menyerang perasaannya. Untuk menyerang rasionalitas, berikan alasan yang masuk akal baginya.

Sasaran tepat. Jangan marah kepada orang yang salah. Tidak ada satupun orang yang suka dikambinghitamkan.

Emosi yang cepat menghilang dan tanpa dendam. Dalam suatu hubungan, emosi yang berlarut-larut dapat menyebabkan konflik yang tak berkesudahan.


Last word, I hope my client could re-maintain relationship with the staff.

No comments:




Friday, July 6, 2007

Fonetik Alfabetis NATO - Mengeja Nama ketika Menelepon

Pernah dengar, "Charlie Yankee Bravo India Lima Lima"? Hei that's my name. Betapa seringnya seorang mahasiswa tidak menyadari pentingnya mengetahui fonetik ini. Padahal dalam dunia kerja dan bisnis, pembicaraan telepon yang berujung pada perkenalan atau penyimpanan nama customer hampir pasti menggunakan Fonetik Alfabetis NATO. Oleh karena itu, simpanlah gambar panduan Fonetik berikut di Desktop anda, sewaktu-waktu anda memerlukannya.

Alfabet dan Cara Pengucapannya

Kata Kunci: Alfa, Bravo, Charlie, Delta, Echo, Foxtrot, Golf, Hotel, India, Juliet, Kilo, Lima, Mike, November, Oscar, Papa, Quebec, Romeo, Sierra, Tango, Uniform, Victor, Whiskey, Xray, Yankee, Zulu. Gambar berikut diambil dari Wikipedia

Dalam penggunaan sehari-hari di Indonesia, kata-kata di atas dapat berubah. Contohnya: Lima jadi London. Yang penting sebetulnya adalah pendengar mengerti apa yang pembicara maksudkan.

Pengalaman Bill

(Ketika menelepon)
Cust. Service: Permisi, Bisakah Anda Mengeja Nama Anda..
Bill: Eh... Ehmmm... Si Why Be I El El..
Cust. Service: Hemm... yang pertama Charlie then Yankee Bravo India Lima Lima
Bill: Eh, iya...

Akhirnya, fonetik NATO ini sering Bill gunakan berhubung setiap kata dalam nama lengkap Bill susah untuk ditangkap tanpa dieja. Misalkan anda menyebutkan nama Adri, tidak mungkin pendengar menafsirkan anda bernama Adree. Nah, bila Bill mengucapkan Suhaedy bisa menjadi Suhedy, Suhedi, Soehedy, dll.

Sebetulnya selain pengucapan nama, sering juga digunakan dalam pengucapan kode atau istilah tak dikenal. Dan penggunaan fonetik ini sangat membantu untuk huruf-huruf yang sangat mirip didengar seperti "l dan r"; "m dan n"; "b dan d".

Di akhir kata, semoga panduan ini membantu rekan-rekan sekalian. Terima kasih.

Referensi
http://en.wikipedia.org/wiki/NATO_phonetic_alphabet

5 comments: